Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2009


”Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim”

Seminar sepekan menyambut Hari Lingkungan se-dunia di Jakarta Convention Center Hall B, 24-31 Mei 2009 yang bertemakan ”Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim” untuk pertama kalinya kuikuti. Merupakan suatu kebahagiaan tersendiri ketika menghadiri seminar ”Efek rumah kaca” dan seminar ”Ozon” yang salah satu nara sumbernya adalah Bapak Prof. Emil Salim. Nara sumber-nara sumber lingkungan dapat menyadarkan kita untuk berbuat sesuatu pada bumi ini. Sayang, seminar-seminar lingkungan hanya dihadiri oleh orang-orang yang nota bene adalah justru yang sudah banyak mengerti dan concern terhadap lingkungan saja, sehingga jeritan-jeritan para nara sumber (pakar) banyak tak terdengar di luar sana. Masyarakat luas masih banyak yang kurang paham betapa bumi kita ini mulai kropos sedikit demi sedikit, bumi kita yang secara perlahan dan pasti, akan ditutupi oleh air. Kalau sekarang diprosentasekan, mungkin perbandingan daratan dan lautan tidak lagi 30 : 70. Yang jelas untuk daratan sudah semakin berkurang. Bayangkan .... ternyata sebagian kutub esnya sudah mencair. Dengan demikian, imbasnya permukaan laut meninggi. Bukan tidak mungkin bila di tahun 2020 nanti kita kehilangan Bandara Soekarno Hatta atau bangunan-bangunan lain yang saat ini berada di dekat pantai. Wah ... mengerikan sekali.
Menjadi generasi mendatang tidaklah mudah. Perjuangan hidup semakin keras. Kasihan bila mereka hanya diwariskan dengan kerusakan lingkungan di sana-sini. Ayo.... sebelum terlambat, untuk menyelamatkan bumi kita, dan menyelamatkan anak cucu kita, bersama, kita benahi lingkungan kita dengan 3 M ( Mulailah dari yang kecil, Mulailah dari diri sendiri, dan Mulailah dari sekarang ).

Sabtu, 23 Mei 2009

Kita bisa

Kita tidak dapat menyelesaikan masalah lingkungan sendirian, tapi bila kita semua bekerja sama, kita bisa ....

Slogan/moto ini kudapat ketika menghadiri Dies emas ITB. Hampir semua yang diekspos adalah lingkungan. Saya sangat setuju, inilah topik primadona saat ini.

Kerusakan lingkungan rasanya nggak habis-habisnya dibahas di berbagai media. Ada baiknya memang, agar masyarakat dari kalangan atas sampai bawah benar-benar paham bahwa lingkungan di bumi sudah sekarat. Pembelajaran harus terus menerus, harus tidak mengenal lelah, tidak boleh bosan, harus kerja keras. Yang kita tahu, kerja keras akan membuahkan hasil. Kita harus percaya itu.

Salah satu bentuk kerja keras adalah setiap manusia di bumi ini harus punya visi dan misi yang sama dalam mengantisipasi kerusakan lingkungan, lalu kerjakan segala upaya untuk mencapai visi misi tersebut.

Slogan di atas sangat bisa memotivasi kita untuk mencapai visi misi yang dimaksud.

Masalah lingkungan tidak bisa hanya dikerjakan sendirian. Kita bukan superman, sadarilah bangsaku, kita harus bekerjasama untuk menyelesaikan masalah lingkungan. Sudah saatnya .....